Back

Wisuda UMN Al Washliyah Periode Agustus 2020

Suasana haru mewarnai wisuda UMN Al Washliyah kali ini yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Wisuda dalam suasana pandemi Covid-19 ini memunculkan rasa haru dan linangan air mata bagi orangtua wisudawan yang tidak bisa menyaksikan langsung prosesi wisudawa putra/i mereka yang digelar di gedung auditorium Udin Sjamsuddin – Djalalluddin Lubis kampus Syeikh Muhammad Yunus UMN Al Washliyah pada Sabtu (29/8/2020).

“Saya sangat sedih karena tidak bisa menyaksikan wisuda anak karena memang situasinya yang berbeda. Kami hanya bisa menunggu di luar saja,” kata Ibu Yuli asal Kota Langsa yang anaknya diwisuda sebagai sarjana farmasi.

Wisuda secara Daring tersebut dihadiri Rektor Dr KRT H Hardi Mulyono K Surbakti, ketua senat Prof Dr Hj Sri Sulistyawati PhD, wakil rektor (WR) I Dr H Firmansyah, WR II Dr H Ridwanto, WR III Dr Anwar Sadat dan juga sambutan dari Ketua L2DIKTI Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto serta Ketua APTISI Sumut Bahdin Nur Tanjung.

Rektor UMN Al Washliyah menyampaikan permohonan maafnya kepada para orangtua wisudawan dengan prosesi wisuda yang tidak dapat dihadiri para orangtua mahasiswa.

“Kami sudah berkonsultasi dengan Gugus Tugas Covid-19 bahwa proses wisuda harus mengikuti protokol kesehatan, di sisi lain juga tidak dibenarkan mengumpulkan massa,” kata Hardi Mulyono saat dimintai tangggapannya.

Sementara itu pesan rektor kepada para wisudawan, sebagai generasi mileneal abad 21 para sarjana dihadapkan pada tantangan berat dengan persaingan kerja semakin sulit.

“Era revolusi industri 4.0 tenaga manusia secara signifikan tergantikan dengan mesin otomatis berbasis kontrol digital. Era ini akan bertumpu pada teknologi robotik, internet bahkan kecerdasan buatan,” kata rektor.

Seiring dengan perjalanan waktu, lanjut Hardi Mulyono, Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang memiliki akreditasi B telah menjadi destinasi pendidikan yang utama. 
“UMN Al Washliyah dengan akreditasi B terus meningkatkan kualitasnya.

Tahun 2019 kinerja penelitian UMN berada pada klaster utama dan kinerja pengabdian kepada masyarakat meraih predikat sangat bagus,” kata Hardi Mulyono yang menambahkan tahun 2020 UMN dipercaya untuk menjalankan program studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam lingkup studi Matematika, Bahasa Inggeris, Guru Sekolah Dasar, Bahasa Indonesia dan PPKn sesuai SK Mendikbud RI No.101/m/2020 tanggal 28 Januari 2020.

Pada tahun ini juga lanjut rektor, UMN Al Washliyah diberi kepercayaan oleh Mendikbud untuk membuka program studi magister Pendidikan Bahasa Inggeris dan Ilmu Hukum. 

Rektor mengingatkan para wisudawan sebagai alumni diharapkan dapat mengharumkan nama baik almamater di tengah masyarakat, menjalin tali silaturrahim dengan UMN dan utamanya memberikan masukan yang konstruktif, ide kreatif dan inovatif untuk perbaikan kampus ini ke depan.

Prosesi 824 wisudawan di tengah pandemi Covid-19 berjalan khidmat dan dibagi tiga tahap dengan protokol kesehatan yang ketat.  Terkhusus untuk sesi foto wisudawan diberlakukan secara bergiliran

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *