Back

Integritas Menulis: Mengubah Pola Pikir, Hindari Plagiat

Plagiarisme merupakan tindakan mengambil ide, karya tulis, atau ciptaan orang lain, seperti tulisan, data, atau seni, dan mengkauinya sebagai milik sendiri tanpa memberikan kredit atau sumber yang layak, baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Plagiarisme merupakan pelanggaran etika serius dalam dunia akademik profesional yang dapat berujung pada sanksi akademik dan hukum. 

Adapun bentuk-bentuk plagiarisme beserta cara menghindarinya adalah sebagai berikut. 

  1. Copy-Paste Tanpa Sumber

Copy-paste merupakan aktivitas menyalin langsung kalimat atau paragraf teks dari suatu sumber tanpa menyebutkan atau mengutip asal sumbernya. Adapun cara menghindari copy-paste tanpa sumber adalah dengan selalu mencantumkan sumber yang dikutip secara jelas lengkap dengan nama penulis atau penciptanya. 

  1. Parafrasa yang Terlalu Mirip

Ini merupakan aktivitas yang hanya mengubah beberapa kata saja dari kalimat sumber tanpa mengubah struktur kalimatnya. Untuk menghindari hal ini, perlu memastikan bahwa parafrasa menggunakan kosakata dan struktur kalimat yang berbeda secara signifikan dari teks asli, sambil tetap mempertahankan makna aslinya. 

  1. Penggunaan Ide atau Data Tanpa Sumber

Aktivitas ini merupakan pengambilan ide, teori, atau data dari orang lain tanpa menyebutkan sumbernya. Hal ini dapat dihindari dengan cara melakukan interpretasi terhadap data rujukan serta modifikasi terhadap ide tersebut. 

  1. Plagiarisme Kepengarangan

Author plagiarism atau plagiarisme kepengarangan merupakan tindakan mengakui karya tulis orang lain sebagai milik sendiri dengan sengaja. Mencegah plagiarisme kepengarangan diperlukan kesadaran untuk senantiasa mencantumkan sumber saat menggunakan karya orang lain. 

  1. Self-plagiarism

Daur ulang teks atau self-plagiarism merupakan penggunaan kembali karya sendiri yang telah diterbitkan sebelumnya dalam karya baru tanpa kutipan yang tepat, dan menyajikannya sebagai karya asli. Cara menghindari plagiarisme ini adalah dengan memperlakukan karya sebelumnya sebagai sumber, dan kutip dengan benar jika akan menggunakannya kembali. Pastikan pula untuk menambahkan nilai berupa riset, analisis, dan perspektif baru yang signifikan ke dalam ide yang akan digunakan. 

Itu dia tadi beberapa jenis plagiarisme beserta cara menghindarinya. Jangan lupa untuk melakukan pengecekan plagiarisme menggunakan alat pendeteksi plagiarisme sebelum menyerahkan karya. Pastikan untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas dalam berkarya.