Back

Ikuti Pameran Pendidikan Tinggi, FMIPA Farmasi UMN Al-Washliyah Perkenalkan Minuman Herbal

Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah memperkenalkan minuman herbal yang merupakan warisan leluhur yang dibuat dari ektrak jahe, tanpa menggunakan pemanis buatan atau bahan kimia sintetis.

Minuman ini sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh dan menyegarkan tubuh yang sedang lelah, mencegah masuk angin, membantu menurunkan kolesterol darah, juga sangat baik untuk pertumbuhan anak.

Minuman dan beberapa produk hasil olahan dosen dan mahasiswa Fakultas MIPA Farmasi UMN Al Washliyah ini, diperkenalkan pada pameran pekan pendidikan tinggi ke-5 Tahun 2018 di Grand Palladium Medan, yang diikuti sekira 25 perguruan tinggi se-Sumut, yang berlangsung 6 hingga 8 Februari 2018 dan dibuka Gubsu diwakili Staf Ahli Bidang Pendidikan Amran Utheh.

Hadir dan memberikan sambutan Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut Prof Dian Armanto.

Rektor UMN Al-Washliyah H Hardi Mulyono SE, MAP diwakili Wakil Rektor IV Prof Hj Sri Sulistyawati SH M.Si PhD mengatakan, perhelatan yang dilaksanakan Kopertis Wilayah I Sumut setiap tahunnya ini sangat baik guna menginformasikan kepada publik agar dapat memilih perguruan tinggi yang baik.

Karena, jika salah memilih, dampaknya sangat besar bagi mahasiswa itu sendiri dan keluarganya. Karena itu, kami menyampaikan terima kasih dapat memperkenalkan beragam produk UMN dalam kegiatan itu,”ujar Prof Sri yang juga didampingi Kabiro Asset dan Humas Drs Samsul Bahri M.Si,, Ketua LP2M UMN Nelvitia Purba SH MH PhD, Direktur Pascasarjana UMN Prof Dr H Ahmad Laut Hasibuan M.Pd, Dekan F Sastra Dr Risnawati M. Hum, Ka Prodi PBI Program Pascasarjana UMN Dr Susy Deliani M Hum.

Dalam kegiatan yang dipadati siswa-siswi SMA sederajat itu, pengunjung juga bisa melihat stand UMN yang juga sabun pembersih tangan (handsanitizer sebagai pembunuh kuman yang dibuat dari kecombrang oleh FMIPA Farmasi UMN.

Selain itu, juga diperkenalkan alat mendeteksi banjir buatan FKIP UMN Prodi Pendidikan Fisika serta blefteberapa hasil karya dari pengabdian dosen dan mahasiswa lainnya, yang membuat takjum pengunjung.

Prof Sri mengatakan, pameran pendidikan tinggi Sumut penting dan harus dipertahankan pelaksanaannya setiap tahun, karena bisa memberi informasi tentang keberadaan universitas secara komprehensif.

Menurutnya, gelaran ini juga bisa menjadi sarana pendidikan bagi masyarakat agar lebih kritis dalam memilih perguruan tinggi yang sesuai minat, bakat dan kemampuan akademik. Ini supaya mahasiswa bisa lebih siap dalam menghadapi tantangan masa depan,” katanya.