Back

UMN Al-Washliyah Lakukan Pengabdian Masyarakat di Beberapa Desa

Konsenterasi Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah melakukan serangkaian kegiatan dalam mewujudkan kampus Unggul, Berprestasi dan Islami, tampaknya semakin gencar. Sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, UMN Al Washliyah pun mengunjungi beberapa desa, kecamatan dan kabupaten se Sumut, dalam bentuk pengabdian pada masyarakat, antara lain di Desa Manik Maraja Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun dan beberapa desa lainnya.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LP2M) UMN dalam pekan ini, langsung dimonitor Rektor UMN Al-Washliyah H Hardi Mulyono Surbakti SE MAP diwakili WR IV Prof Hj Sri Sulistyawati SH MSi PhD, dengan melibatkan Direktur Pascasarjana UMN Prof Dr H Ahmad Laut Hasibuan M.Pd, Ketua LP2M Nelvitia Purba SH M.Hum, PhD, serta sejumlah dosen antara lain, Dr. Risnawaty M. Hum, Dr Susy Deliany, Dr Sadad, Dr Cut Fatimah dan sejumlah dosen muda lainnya.

Prof Sri Sulistyawati menyampaikan, tujuan pengabdian masyarakat ini juga menjadi bagian dari program universitas dalam rangka mewujudkan visi dan misinya menciptakan lulusan yang Unggul, Berprestasi dan Islami.
Karena itu, dalam berbagai rangkaian kegiatan itu, seluruhnya dimaksudkan untuk mewujudkan dan mengimplementasikan hasil-hasil penelitian dosen UMN Al Washliyah TA 2017/2018.

Menurut Prof Sri, program pengabdian ini sungguh menarik perhatian masyarakat desa yang dikunjungi, antara lain desa Sidomulyo, Sibiru-Biru Kecamatan Sibolangit, desa Kuala Lama di Sergai, dan di sebuah SD Univa dimana UMN melakukan penyuluhan tentang jajanan sehat dan cara meminum obat yang sehat oleh mahasiswa FMIPA Jurusan Farmasi UMN.

Selain itu, ada beberapa agenda menarik lainnya antara lain melaksanakan kegiatan cerdas cermat yang diikuti siswa SD yang ada di kec. Sidamanik, yang dilaksanakan di Yayasan Darma Budi.

Sedangkan di desa Nagori Manik Maraja, tim LP2M dan dosen-dosen senior UMN ini menyampaikan penyuluhan dan sosialisasi tentang literasi berbasis karakter,” tambah Prof Sri.

Sedangkan program Pascasarjana, Fakultas Sastra, Hukum dan lainnya juga terlibat dalam melakukan beberapa program pengabdian tersebut, antara lain pencanangan Kampung Inggeris, program sosialisasi 10 pintu rezeki, sosialisasi perlunya pendidikan karakter.

Sedangkan FMIPA Jurusan Farmasi UMN melakukan pengabdian masyarakat melalui pemberian pengetahuan soal minuman kesehatan exstrak jahe merah dan rempah-rempah, membuat sabun pencuri dan pembersih tangan (handstanitizer) untuk membunuh kumam dari kecobrang dari Fakultas MIPA.