Back

Pelantikan Dekan Dan Wakil Dekan

Rektor Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah  Dr KRT H Hardi Mulyono K Surbakti melantik sejumlah pejabat di lingkungan kampus tersebut. 

Wajah-wajah baru dari kalangan mileneal tampak menduduki posisi strategis sebagai dekan dan wakil dekan untuk periode 2020-2024. Ada juga wajah lama yang diangkat sebagai penasehat rektor dan kepala lembaga penjaminan mutu (LPM).

Pelantikan dilaksanakan Selasa (24/11/2020) di kampus UMN Al Washliyah Jl Garu II dan dihadiri para wakil rektor di antaranya Wakil Rektor (WR) I Dr H Firmansyah, MSi, WR II Dr H Ridwanto MSi, WR III Dr Anwar Sadat MHum, para dekan, wakil dekan serta dosen dan pejabat lainnya di lingkungan kampus.

Dekan dan wakil dekan yang dilantik, yakni Dani Sintara SH MH sebagai Dekan Fakultas Hukum (FH), Dewi Nurmala SS MHum menduduki posisi Dekan Fakultas Sastra  Inggeris (FS), Anggia Sari Lubis SE MSi sebagai Dekan Fakultas Ekonomi (FE).

Sedangkan wakil dekan yang dilantik yaitu Ratna Sari Dewi SE SPd MSi sebsgai Wakil Dekan FE,  Zamaluddin Sembiring SE SPd MH sebagai Wakil Dekan FE. Dr H Kondar Siregar MA sebagai penasehat rektor dan

Shita Tiara SE Ak MSi sebagai Kepala LPM.

Dihadapan para pejabat yang baru dilantik, rektor mengharapkan loyalitas dan semangat kerja yang tinggi serta mampu menjaga nama baik lembaga.

“Pergantian pejabat di sebuah instansi adalah hal yang biasa. Saat ini saya harapkan pejabat yang baru dilantik yang masih berusia muda ini mampu memberikan ide-ide cemerlang dan menunjukkan kinerja yang tinggi  serta mampu menjalin hubungan baik di luar kampus demi memajukan UMN Al Washliyah,” pesan Hardi Mulyono.

Rektor menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang tidak dapat menunjukkan sikap loyalitas serta tidak mampu menjaga nama baik lembaga. 

“Sudah ada beberapa dari dosen kita yang diberi tindakan tegas berupa pemberhentian dengan hormat dan staf pengajar lainnya diberi surat peringatan,” tegas rektor.

Sementara itu Wakil Rektor I  Firmansyah mengatakan harapan rektor agar para dosen dapat menunjukkan sikap loyalitas serta memberikan pelayanan terbaik  sebagai pembimbing mahasiswa telah diatur dalam aturan yang mengingkat dalam sratuta dan pakta integritas.

“Jadi aturan yang dikeluarkan rektor itu jelas. Jika para dosen tidak mampu menunjukkan sikap loyalitas akan diberi punishment, sedangkan dosen-dosen yang dapat bekerja dengan baik diberi rewards berupa insentif dana pengabdian masyarakat maupun dana penelitian,” kata Firmansyah.

Wakil rektor I berharap semua pihak mendukung kebijakan pimpinan yang tujuannya baik untuk mengangkat dan menjaga reputasi kampus UMN Al Washliyah di tingkat regional dan nasional serta internasional.

“Persaingan dunia pendidikan tinggi sangat ketat. Pemerintah telah menetapkan target Perguruan Tinggi (PT) berkualitas dengan konsep merdeka belajar. Banyak hal yang sudah berubah di tengah pandemi Covid-19 ini dan pihak kampus dituntut untuk bisa menyesuaikan dengan kondisi tersebut,” ujar Firmansyah.